Calon petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mulai kehilangan pendukungnya. Hal itu diketahui dari survei yang dirilis Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA.

Peneliti LSI Ardian Sopa mengatakan, ada beberapa segmentasi pendukung Ahok-Djarot yang hilang karena Ahok tersangka. Di antaranya, segmentasi pemilih partai politik. Hal itu dari hasil poling survei yang dilakukan LSI dengan mengambil responden pemilih partai politik.

"Menariknya juga, yang meninggalkan Ahok dari pemilih partai politik. Jadi kita tanyakan kepada responden: ibu/bapak pilih partai mana. Misalnya, dia pilih PKB dan seterusnya (parpol lain). Kemudian kita tanya, untuk pilgub sekarang pilih siapa," kata Ardian di kantor LSI, Jakarta, Jumat (18/11/2016).

Berdasarkan survei yang dirilis LSI itu, pemilih partai politik yang paling banyak meninggalkan pasangan Ahok-Djarot adalah pemilih Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Responden untuk pemilih partai politik itu juga banyak diambil dari pemilih PDIP.

Sebelum Ahok ditetapkan tersangka, kata Ardian, ada 59,50 persen pemilih PDIP mendukung Ahok-Djarot. Namun jika Ahok tersangka, dukungan itu turun menjadi 24,30 persen atau ada penurunan pendukung sebesar 29,20 persen.(yn)

Editor : Redaktur | teropongsenayan.com
Axact

KESESATAN SYIAH

KESESATAN SYIAH INDONESIA sudah sangat parah, mereka menghancurkan pemikiran umat Islam Ahlul Sunnah melalui kajian kajian mereka dan buku buku mereka dan satu lagi mereka sudah masuk ke jajaran pemerintahan Indonesia, sehingga bisa merubah undang undang menurut kepentingan syiah

Post A Comment:

0 comments: