AHOK TERKINI  ya, kalau gak ditanggapi pernyataan Basuki, salah lagi...
Dari semua sudut pernyataannya salah. Coba siapa yang berani bela. Sini tak kandani rek..
Dia bilang, "Memilih pemimpin karena alasan agama melanggar konstitusi"...coba cek.
Kalau itu omongan Basuki, tanya dia itu konstitusi negara mana? Karena di UUD 45 gak ada...
Itu cara merespons pertama biar dia sadar dulu bahwa dia salah..salah negara atau salah konstitusi..
Atau dia mau memaksakan keyakinan? Coba lihat hasil survey berikut...

Survei: Etnis Cina dan Umat Kristen Dukung Penuh Ahok-Djarot https://t.co/OMavtfzDsU
Kesimpulan Hasil survey ini secara umum mirip dengan semua survey; Agama dan etnis tertentu mendominasi % pemilih Basuki. https://t.co/rCBkKSoVKg
Sekarang, sudah ada 2 kesalahan Basuki: pertama konstitusi mana yang dia kutip? Kedua: survey yang tidak mendukung.

Kenapa survey menunjukkan mayoritas agama Nasrani pilih Basuki?
Kenapa juga etnis Tionghoa mayoritas memilih Basuki yang sama etnis?
Pikiran Basuki ini harus kita reparasi sebab kalau tidak ia memancing kita untuk sengketa.
Karena kalau Basuki dibenarkan apakah artinya orang Tionghoa dan Nasrani menentang konstitusi? Bahaya Basuki!

Lalu apa Basuki bisa menghindari pikiran yang berkembang pada etnis dan agama lain?
Yang lain akan bilang gini, "Terang aja bilang jangan pilih karena agama, wong agama dia sudah ke dia semua!"

Jadi akal-akalan Basuki untuk manipulasi konstitusi ini berbahaya bagi masa depan Agama dan Konstitusi kita.
Dan lebih bahaya lagi, karena dia memakai ruang publik untuk kepentingan kemenangan politiknya.
Pernyataan itu dikeluarkan di acara serah terima kembali jabatan yang ditentang banyak orang itu.
Forum itu forum resmi dan acara itu dibiayai oleh uang APBD DKI. Seperti acara di Pulau Seribu itu juga.

Maka sangat tidak layak kalau ruang itu dipakai untuk kepentingan kampanye dia pribadi supaya terpilih.
Di sini Basuki salah lagi. Dia tidak paham beda ruang publik dan ruang privat.
Kalau ada Khotbah Jumat orang membaca Alquran surat Almaidah 52 itu tidak salah karena itu ruang privat agama masing2.

Hal yang sama bisa dan boleh dilakukan oleh kelompok agama dan etnis lain. Itu tidak masalah.
Bukankah perbedaan itu yang melahirkan perbedaan agama dan keyakinan? Biar aja..
Negara dan konstitusi harus menjamin kebebasan beragama termasuk membaca kitab suci. Ini sudah selesai.
Adapun jika agama mau memasuki wilayah publik ya harus melalui konstitusi dan UU. Itu juga sudah selesai.

Jadi Basuki sebetulnya sedang kampanye karena kekonyolannya sendiri yang membawa dia jadi terdakwa.
Sekarang dia ulang lagi omongan konyol itu dengan cara lain, di ruang publik lagi dalam jamuan berbiaya negara.

Sesungguhnya ini menegaskan bahwa memang dia niat melakukan PENISTAAN, sehingga MAAF itu BOHONG

Ini sekedar respon saya atas pendapat Basuki dalam acara di kantor gubernur DKI kemarin.
Twitter @Fahrihamzah
10.02-12.26 12/02/2017
Axact

KESESATAN SYIAH

KESESATAN SYIAH INDONESIA sudah sangat parah, mereka menghancurkan pemikiran umat Islam Ahlul Sunnah melalui kajian kajian mereka dan buku buku mereka dan satu lagi mereka sudah masuk ke jajaran pemerintahan Indonesia, sehingga bisa merubah undang undang menurut kepentingan syiah

Post A Comment:

0 comments: